Pendataan PIS-PK, Petugas Puskesmas Siap Blusukan

Pendataan PIS-PK, Petugas Puskesmas Siap Blusukan

AJIBARANG – Program Indonesia Sehat merupakan salah satu program dari agenda ke-5 Nawa Cita, yaitu Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia. Program ini didukung oleh program sektoral lainnya yaitu Program Indonesia Pintar, Program Indonesia Kerja, dan Program Indonesia Sejahtera. Program Indonesia Sehat selanjutnya menjadi program utama Pembangunan Kesehatan yang kemudian direncanakan pencapaiannya melalui Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019, yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kesehatan R.I. Nomor HK.02.02/Menkes/52/2015. 

Kepala dan perawat Puskesmas 2 Ajibarang saat melakukan kunjungan ke keluarga dengan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)

Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) menjadi program prioritas bagi Puskesmas dengan target penyelesaian tahun 2019. Puskesmas 2 Ajibarang sendiri telah melaksanakan pendataan PIS-PK ini sejak tahun 2016. Hingga Mei 2018 ini, Puskesmas 2 Ajibarang telah menyelesaikan pendataan di 6 desa, yaitu Desa Kalibenda, Banjarsari, Pancurendang, Lesmana, Pancasan, dan Sawangan. Untuk desa terakhir yaitu Desa Jingkang, pendataan dijadwalkan tahun ini setelah Idul Fitri. Hasil pendataan di tiap desa kemudian dianalisa untuk mengetahui indikator apa saja yang cakupannya masih kurang atau menjadi masalah kesehatan di desa tersebut.

 Petugas Puskesmas saat melakukan pengukuran tekanan darah warga yang dikunjungi

Karena harus terjun langsung ke lapangan selama pendataan, tentu saja petugas banyak menemui kendala. Dari mulai ketersediaan SDM, terkadang pada jadwal pendataan hari tertentu petugas tidak dapat mengikuti karena ada agenda rapat atau kegiatan lain, sehingga jumlah petugas berkurang. Selain itu, di wilayah tertentu petugas sering mengalami kendala akses, karena medan yang terjal, sulit, atau tidak dapat diakses oleh kendaraan bermotor.

Kondisi salah satu jalan di Desa Sawangan yang merupakan tanah lempung yang sangat licin tidak dapat dilalui kendaraan bermotor

Selain kendala saat pendataan di lapangan, kendala juga didapati saat pengentrian. Karena aplikasi pengentrian PIS-PK terpusat satu server, maka sering terjadi kendala aplikasi tidak bisa dibuka atau macet di tengah pengentrian. Pada saat seperti ini petugas harus bersabar agar data dapat dientri hingga selesai. Tidak jarang petugas harus bolak-balik entri saat aplikasi tidak berjalan dengan lancar.

Jamban cemplung yang masih digunakan oleh sebagian warga desa

Namun kendala tersebut tidak menyurutkan semangat petugas untuk tetap melakukan pendataan dan pengentrian, sehingga sampai pertengahan 2018 ini Puskesmas 2 Ajibarang sudah mendata 6 desa sekaligus melakukan pengentrian ke aplikasi. Diprediksi pendataan dan pengentrian Desa Jingkang akan selesai sebelum trimester akhir tahun ini.

Ke depan, hasil analisa dari pendataan PIS-PK akan digunakan sebagai dasar petugas untuk melakukan intervensi lanjutan ke masyarakat. (nena/promkes)

Related Posts

Komentar